Terkadang ada saja kerikil di tengah-tengah jalan yang kita lalui. Dan untuk melewatinya dengan mudah, kita harus menyingkirkannya terlebih dahulu. * * * NEKAT Diva bersandar di pundak Kiana dengan gelisah. Hatinya tak tenang sejak memberi tahu Daniel tentang apa yang terpikir olehnya setelah Bu Nyai memberi pertanyaan. Malam semakin larut, namun belum juga ada kabar yang pasti. "Ukhti..., mari kita makan dulu," ajak Ria. "Syukron Ukhti, tapi saya tidak lapar," jawab Diva. Ria mendekat dan meraih tangan Diva ke dalam genggamannya. Ia tersenyum. "Ukhti mungkin tidak merasa lapar..., tapi bayi yang ada di dalam kandungan Ukhti yang memerlukan makanan. Apakah Ukhti tidak sayang pada calon anak Ukhti?," tanya Ria. Diva tersadar dan segera mengikuti langkah Ria dan Kiana menuju me

