"Aku ingin kita pindah!" ...... ... _________________________________________ Syifa merengutkan bibirnya saat Vino yang ditanyai hanya diam. "Katakan saja kalo nggak mau. Nggak usah diam." sungut Syifa mengerucutkan bibirnya. Cup. "Apa yang direncanakan otak kecilmu huh?" tanya Vino setelah mencium bibir Syifa yang mengerucut menggemaskan itu. "Aiissshhhh..." desis Syifa kesal. "Aku tak memikirkan apa². Jawablah! Iya atau tidak? Setelah itu aku akan menjawab pertanyaan mama." kesal Syifa. "Apa yang mama tanyakan?" tanya Vino "Jawab dulu!" seru Syifa menegakkan tubuhnya. "Baiklah. Iya gak papa klo mau pindah." jawab Vino membuat Syifa berengut. "Sekarang jawab pertanyaanku!" "Mama semalam dapet telfone dari ayah." ucap Syifa kembali memeluk pinggang Vino dan menenggelamkan w

