21

829 Kata

Kubuka pintu rumah perlahan dan kutemukan rumah dalam keadaan sepi dan lengang. Kuletakkan kunci mobil di gantungan, serta mantel yag kubawa berikut juga tasku. Kususuri ruang dan lorong rumah untuk mencari keberadaan kekasih suamiku itu, namun aku tak menemukannya. "Alexa... Alexa," pangilku. Tak ada jawaban dari sedikit pun. Kunaiki tangga untuk menemukannya di lantai atas, mungkin ia sedang berjalan jalan di balkon atau membaca buku di ruang khusus bujur dan piano milikku. Namun sama saja, semuanya kosong. Kubuka pintu kamar utama dan kutemukan ia duduk di sofa depan bed kami. Sedang duduk termenung dan menatap nanar pada dinding yang berada tepat di bagian kepala pembaringan kami, photo bahagiaku dan mas Aldo "Alexa ... Apa yang kamu lakukan di kamarku?" Tanyaku dengan d**a ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN