Sesaat Jasmine menatap kearah Jian yang kini menatapnya dengan tatapan datar membuat Jasmine semakin meremas telapak tangannya yang mulai berkeringat " dulu aku mempunyai teman dekat bernama Austin, dia sahabat baikku dia selalu ada untukku dan juga selalu mengerti tentang keadaanku dan juga tentang perasaanku sampai aku tidak sadar bahwa kedekatan diantara kami membuat perasaanku mulai berubah perlahan "ucap Jasmine membuat Jian akhirnya mengerti kemana arah pembicaraan mereka yang sebenarnya sudah Jian ketahui dari awal dan saat ini Jian hanya akan menjadi pendengar untuk Jasmine. Kian cukup senang karena Jasmine mau menceritakan tentang Austin kepadanya meskipun tanpa dia bertanya sedikit pun, itu tandanya Jasmine sudah mulai memikirkan tentang keberadaannya pikir Jian, dari awal pu

