Jasmine memejamkan matanya dengan erat setelah itu mencengkeram punggung Jian dengan cukup kuat ketika merasakan jika intinya mulai dipenuhi sesuatu yang sangat familiar ternyata rasanya tidak jauh berbeda dengan saat pertama kali dia melakukannya masih terasa sangat perih membuat Jian menatap kearah Jasmine yang sedikit meringis " Aku tahu kau hanya melakukannya sekali dengan laki-laki b******n itu, tentu saja rasanya masih sedikit menyakitkan tapi aku akan benar-benar melakukannya dengan perlahan sehingga kau lupa akan rasa sakit itu” ucap Jian membuat Jasmine hanya menatap manik mata Jian mencoba untuk mempercayai perkataan suaminya tersebut ketika Jian mulai menggerakkan tubuhnya membuat Jian akhirnya kembali menempelkan bibir Mereka mencoba untuk mengalihkan rasa sakit yang Jasmi

