Bab 39. Gue Nangis

1012 Kata

Naomi memperbaiki kerah kemeja Nanda. "Emang Mas yang atur semua?" tanyanya. Nanda mengangguk. "Sengaja buat kejutan ke aku?" tanya Naomi lagi. Nanda menggeleng. "Nggak juga. Seandainya kamu menolak pulang ke rumah tadi pagi, nggak akan terjadi seperti ini. Dan para tamu akan pulang. Simpel." Naomi menatap sinis wajah Nanda, dan Nanda yang senyum-senyum. "Mau, 'kan? Atau mau sendirian lagi?" ujar Nanda dengan tatapan usilnya. "Yah, mau. Gimana lagi, udah kadung kegini." Naomi berusaha menenangkan dirinya. Sebenarnya dia belum bisa menerima semua ini, yang serba cepat dan terkesan terpaksa. *** "Ok, Nanda. Siap? Penghulu dan para saksi sudah datang." Naomi tersenyum tipis saat seseorang yang berpakaian rapi muncul di depan pintu dan menyuruh Nanda bersiap. Nanda memang sudah rap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN