"Stella bisa anterin kue ini ke rumah Geral?" seru Clarine dari dapur. Stella yang tengah bersantai di sofa rumah keluarga dengan wajah yang tertutupi masker madu nya lantas mendengus dan mengabaikan teriakan sang Mama. Untuk apa ia datang ke rumah mantannya itu, memberikan kue? Stella mendelik, sangat kurang kerjaaan sekali, pikirnya. Ia mengambil cemilan dari meja lalu memakannya, menikmati siaran di televisi. Revano yang juga tengah berada di sebelah Stella merasa terusik dengan suara Mama nya yang memanggil nama Stella lantas menggeram kesal karena merasa terganggu. "La, dipanggil Mama tuh," cetus Revano sambil membuka earphone nya. Stella tidak menggubris ia hanya menatap Revano sebentar dan memfokuskan lagi tatapannya pada layar televisi. Ia tertawa pelan sambil menepuk bant

