Di hari berikutnya, Jung Man menghabiskan waktu lebih lama di kamar mandi. Ia tidak tahan dengan lumpur yang menempel pada rambut juga lipatan tubuh. Katanya, di minggu pertama, pelatihan dimulai dari yang paling ringan. Tapi semua itu jadi jauh berbeda. Mungkin karena tidak pernah bertarung dengan alam secara langsung, Jung Man juga tiga personil grub lainnya cukup kewalahan. “Boleh minta shamponya?” tanya Seong Hon menyodorkan tangan dari balik bilik sebelah. Ia bisa saja meminta dengan yang lain, tapi peralatan mandi seorang selebriti tentunya jauh lebih mahal dan bagus. Kebetulan sabun juga shamponya habis. Mungkin baru besok dikirim lagi. Jung Man memencet isi botol ke telapak tangan Seong Hon. Di banding dua anggota lain, pria itu lebih sering bicara dengannya. Kejadian peluit temp

