71

1134 Kata

TITIK TEMU [71] Bilang suka? _________________ Simon mendorong kursi roda Shena ke dalam kamarnya. Laki-laki dengan jas hitam itu tersenyum ke arah sang Nona yang beberapa hari ini tampak murung. Simon tidak banyak bicara seperti biasa, bahkan tidak bertanya tentang masalah apapun yang akan membuat Shena kepikiran kembali tentang tindakan bunuh dirinya yang selalu tidak berhasil. Shena terlalu kuat, bukan? Bahkan dia berulang kali mencelakai dirinya sendiri, namun Tuhan dengan segala kuasanya menyelamatkan Shena kembali. Membuat Shena hidup kembali; seperti mengatakan bahwa Shena sangat kuat untuk sekedar menghadapi masalahnya. Seperti biasa, Shena masih tidak mau bicara kepada Erlangga, apalagi pada Melia. Cewek itu selalu meminta pada Simon—apapun itu Simon. Sehingga Erlangga tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN