TITIK TEMU [90] Ada namanya! __________________ Bukannya datang ke ruangan BK, Albi malah pergi ke tempat yang sepi di sekolahnya—tribun olahraga yang biasanya dipakai hanya ketika ada turnamen antar-sekolah. Cowok itu merebahkan dirinya di kursi tribun, menatap atap-atap yang terbuka sambil berkedip beberapa kali. Albi sudah berusaha untuk tidur, namun tidak bisa. Albi tidak percaya bahwa dirinya berbuat sejauh ini. Bahkan sebelumnya, Albi selalu diam dan diam ketika guru melakukan apapun kepadanya, mencari aman. Namun hari ini, Albi tidur di kelas, bahkan berani menyanggah ucapan gurunya sendiri. Akhir-akhir ini Albi memang banyak berubah. Selain karena pemikirannya yang sudah mulai memberontak dan mulai berani untuk mencari hal lain yang dirinya sukai, Albi menjadi jauh berbeda de

