Sebuah Chat

1061 Kata

Tuduhan di Malam Pertama Bab 26 : Sebuah Chat [Selamat pagi, Sayang, jangan lupa sarapan. I love you.] Pagi ini, Vaulin kembali berdebar-debar saat melihat Yuta kembali mengirimkan chat kepadanya. Ia mendengus kesal walau ada sedikit rasa senang juga di hatinya. "Dek, Kakak berangkat ke kantor dulu, ya. Kamu jangan melamun terus di kamar, keluar kek ... main ama Fatihah dan Bik Ijah .... " Zaki menghampiri Vaulin yang segera menyembunyikan ponselnya saat melihat kakaknya itu menghampiri dirinya. "Iya, Kak, hati-hati, ya!" Vaulin mengangkat wajahnya seraya tersenyum tipis. Zaki mengulurkan tangannya, meminta Vaulin untuk salim kepadanya. Dengan menahan tawa, Vaulin mencium punggung tangan pria yang sudah rapi dengan kemeja berwarna abu-abunya. 'Cup' Zaki mendaratkan kecupan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN