BAB 24 - UPACARA WILUJENGAN

1794 Kata

Saat berjalan di lorong, tiba-tiba Nyi Roro mendekati mereka dan berkata, “Gendis, kamu dipanggil Gusti Putri di pendopo utama!” Gendis hanya mengangguk sambil menunduk, “Nggih, Nyi Roro,” ujarnya sambil menoleh ke belakang seperti meminta ijin ke Karto yang berjalan di belakangnya. Pria tua itu hanya mengangguk dan membiarkan Gendis menjalankan tugasnya yang lain. Bergegas gadis itu meninggalkan Karto dan berjalan menuju ke pendopo utama yang ada di dalam Ndalem Suryawinata, dimana Gusti Endah sudah berdiri di sana menunggunya. “Nuwunsewu, Gusti Putri. Apa yang bisa hamba lakukan?” tanya Gendis sambil menundukkan kepala. “Aku punya rencana untukmu,” ujar Gusti Endah, suaranya terdengar dingin dan formal. “Dua jam dari sekarang, Ndalem akan mengadakan Wilujengan Kecil, semacam upac

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN