Azril mengatur napasnya, ia baru saja selesai tanding basket antar sekolah untuk penyisihan semi final. Kali ini ia kembali membawa kemenangan untuk sekolahnya. Perannya sebagai kapten tim sangat membuatnya kewalahan dan juga punya tanggung jawab berat. “Azril?” Ia menoleh saat seseorang memanggilnya, seorang gadis cantik berambut panjang dengan baju putih abu-abu menghampirinya dengan senyum terukir di wajah, perempuan itu melemparkan sebotol minuman dingin kepadana. Azril dengan sigap menangkapnya dan sukses membuat gadis itu tertawa kecil dan mengacungkan jempol. Ia langsung membukanya dan menenggak inuman itu hingga tersisa separuh, tenggorokannya langsung terasa lega. “Aku cari kemana-mana ternyata ada di sini, padahal kamu di cariin satu sekolah loh. Mau di selametin.” Ucap gadi

