Sayang boleh, tapi jangan terlalu possesif . . . Zara kembali beraktivitas setelah meliburkan diri dua hari. Akan ada banyak ujian praktek serta try out yang akan diikutinya juga. Bahkan hari ini akan ada kerja kelompok dirumah Mega untuk praktek kimia. Hm, pelajaran yang membuatnya berpikir keras. Walaupun suasana hatinya masih dihiasi kesedihan, tapi Zara juga harus menjalankan aktivitas nya lagi bukan hanya berdiam diri atau mengurung diri. "Bekel udah, pelajaran buat hari ini juga udah gue masukin. Hm, kayaknya udah semua." Gumamnya sendiri seraya mengecek satu persatu. Tin. "Pasti Gaffa." Zara memakai tasnya dan tak lupa mengambil kunci pintu rumah. Zara pun keluar dan langsung mengunci pintunya. "Udah semua?" Tanya Gaffa yang baru saja menghampiri Zara. Zara mengangguk samb

