Sayang boleh, tapi jangan terlalu berlebihan . . . "Gaffa? Kamu habis dari mana? Kenapa jam segini baru pulang? Kamu lupa kalo punya rumah?" Tanya Jazmin yang sedang memasak untuk bekal suaminya nanti. Gaffa tidak menjawab, melainkan naik keatas untuk kembali tidur "Ini anak kalau diajak ngobrol kenapa nggak pernah jawab sih, heran." Gaffa melemparkan tubuhnya keatas ranjang nya yang besar, menatap langit-langit, tidak merasa ngantuk, pikirnya, apa Zara sudah bangun jam segini? Apa dia nggak takut sendirian dirumah? Apa dijemput aja ya nanti? Banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul jika Gaffa membayangkan Zara. Tak terasa sudah pukul 06:00, Gaffa tertidur saat memikirkan tentang Zara sedang apa disana. Ia terbangun akibat teriakan seseorang yang suaranya bukan dari Mamanya atau P

