Selamat membaca~ - "Dua pilihan yang keluar dari mulut yang berbeda, dapat membuat mu bingung untuk menentukan pilihan. Namun kau masih bisa percaya pada satu hal, hati dan tekad tidak akan menghianati dirimu." Athalla menekan bel pada pintu hotel milik Aldy yang tertutup rapat. Wajahnya yang sumringah tidak bisa ia sembunyikan lagi. Hari ini ia harus menemui Aldy untuk meminta jam pulang ke Indonesia. Sudah 5 menit ia menekan bel, namun sang empu kamar tidak kunjung membukanya. Athalla pun menyandarkan punggungnya pada pintu alih-alih bermain ponsel untuk meminta bantuan Reza sekali lagi. "Bapak ngapain disitu?" Athalla mendongak seraya menatap orang yang sedang mengajaknya bicara. Ia tersenyum sembari menggeleng dan menunjuk kamar milik Aldy karena tidak kunjung keluar. Lia yang m

