Selamat membaca~ - Allana melangkahkan kakinya memasuki kamar hotel dengan wajahnya yang lusuh. Lisa menatapnya dengan tatapan sedih, seolah ikut terbawa suasana dengan perasaan yang dimiliki oleh Allana malam ini. Allana melangkahkan kakinya menuju balkon kamar, mendongakkan kepalanya menatap langit malam, seolah ada yang ia tunggu untuk lewat. Senyum tipis Allana terukir saat melihat ada pesawat terbang yang melintasi langit Kuta. Ia menghela napas beratnya, "Hati-hati ya," lirihnya. Lisa yang sedari tadi mengikuti kemana langkah kaki Allana, ia pun mendekat dan mengusap lembut bahu Allana. "Maafin gue ya Al. Gak seharusnya gue ajak Reza kesini dan kasih tahu kalau lo juga ada disini. Karena gue pun ngga tau kalo kayak gini jadinya," ucap Lisa menyesali semua yang sudah terjadi hari i

