Selamat membaca~ - Allana tampak menuruni anak tangga dengan sangat perlahan. Ia menenteng ranselnya dan berjalan menuju dapur, menemui Mamanya yang sedang menyiapkan makanan untuk keluarga kecilnya sarapan. Allana menarik salah satu kursi, dan duduk disana. Ia tampak memandangi punggung Mamanya yang sedang berkutat dengan beberapa bahan dapur dan peralatan dapur. "Ma," seru Allana pada Afifah yang sibuk mem-plating masakannya. "Apa dek?" Beberapa detik Allana sempat diam, memikirkan jawaban yang akan dilontarkan Mamanya jika ia kembali menolak Afifah untuk menghadap kepala sekolahnya. "Mm... Mama ngga usah dateng ke sekolah ya hari ini," lirih Allana agar emosi Afifah tidak terpancing kembali. Afifah tampak menghentikan aktivitasnya, menatap sebentar anaknya yang sedang duduk mani

