Reins Melamar

1022 Kata

Kanaya tersenyum dan berjalan dengan penuh percaya diri, kali ini ia akan memberitahu sang Mama rencananya, gadis itu sangat polos sampai tak memikirkan dampak yang akan terjadi atas perbuatannya kali ini. Melihat sang Mama yang sedang berada di dapur membuat Kanaya berencana untuk mengerjai sang Mama. "Dorr!" teriaknya sambil memeluk tubuh Mamanya dari belakang. Kanaya berkali-kali mencium ceruk leher Mamanya. "Astaga! kamu ini ya udah gede loh, kok kelakuannya masih aja begitu," kekeh Camelia. Camelia memang tidak terkejut karena hal seperti ini hampir setiap hari ia alami bila Kanaya sedang berada di rumah. "Mamaku Sayang, ada ingin aku bilang sama Mama," "Mau bilang apa?" tanya Camelia acuh. Camelia memang sedang fokus mengadon tepung, ia ingin membuat bolu pisang kesuka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN