Seorang gadis cantik dengan setelan kebaya berwarna kuning tampak menuruni anak tangga perlahan-lahan, Kanaya di tuntun oleh Mamanya menuruni anak tangga karena cukup kesulitan berjalan di karenakan rok kebaya yang ia pakai sangat ketat. Hari ini ia akan berakting sempurna, tidak ada gunanya lagi meratapi nasib, yang perlu ia lakukan adalah menyusun rencana agar hidupnya bisa lebih baik ke depannya. Itu sebabnya Kanaya memasang wajah berseri-seri ketika sudah keluar dari kamar. "Wah cantiknya," ujar Edward. Semua mata pria yang sedang duduk di ruang tamu itu terlihat fokus melihat Kanaya yang tampil sangat berbeda dari seperti biasanya. Antonio bahkan tersenyum melihat ke arah Kanaya, ia sendiri tak menyangka kalau ternyata Kanaya bisa terlihat cantik seperti hari ini. Dan yang mem

