Chapter 28

2013 Kata

*POV AUTHOR* Marah adalah kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan Luthfi saat ini. Dia benar-benar murka ketika melihat Jinan benar-benar dalam kondisi lemah dan berada di ranjang rumah sakit setelah mendapat pertolongan medis. Dia diam saja selama beberapa saat di dalam ruang rawat inap. Ia berharap Jinan segera sadar, tetapi karena Jinan sedang di bawah pengaruh obat yang disuntikkan oleh perawat melalui cairan infusnya gadis itu masih tertidur lelap hingga saat ini. Setelah memastikan Jinan nyaman di posisi tidurnya, Luthfi keluar ruang rawat inap dan mencari keberadaan Irza untuk mencari tahu duduk permasalahan yang  membuat Jinan harus terbaring lemah saat ini. Namun Irza ketakutan ketika diberi pertanyaan apa pun oleh Luthfi. Dia hanya memberi jawaban singkat supaya menanyakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN