Setelah sarapan di hotel, Luthfi mengajak Ana untuk menemui Dani. Awalnya Ana menolak karena katanya Dani sedang ada di luar kota untuk riset. Namun Luthfi bersikeras dan terus memaksa Ana untuk menunjukkan tempat tinggal Dani, tak peduli Dani sedang berada di luar kota. Ana terlihat seperti orang gelisah dan bingung. Dia terus mencari-cari alasan sebagai pengalihan rasa penasaran Luthfi soal tempat tinggal putra semata wayangnya itu. “Aku percaya kamu bisa mengurus Dani dengan baik. Maka dari itu aku nggak pernah ikut campur soal bagaimana cara kamu mendidik anak kita selama ini. Apa pun keinginan kamu bila itu menyangkut kebaikan untuk Dani, aku selalu setuju, Ana. Tapi kali ini aku curiga kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku,” ujar Luthfi ketika dia mulai tidak sabaran menghadapi

