Dani terbangun di pagi hari karena dingin yang menjalar ke sekujur tubuhnya hingga sangat menusuk tulang. Saking dinginnya, Dani sampai mengumpat setiap kali tubuhnya tiba-tiba menggigil kedinginan. Karena sudah tidak bisa tertidur lagi, Dani akhirnya beranjak dari ranjang dan memesan kopi panas ke bagian dapur hotel. Saat berada di kamar mandi, lagi-lagi Dani mengumpat kesal karena air yang ada di dalam kamar mandi dinginnya seperti air yang baru saja dikeluarkan dari freezer . Dani segera menegakkan pemanas pemanas airnya tidak menderita lebih banyak lagi. Setelah mandi dan berpakaian rapi, Dani keluar kamar membawa cangkir kopinya yang sudah tidak terlalu panas, padahal baru juga sepuluh menit lalu dihidangkan di kamar. Dani melangkah santai menuju lobi sekalian mampir ke resepsionis
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


