Satu tahun telah berlalu sejak pernikahan Luthfi dan Jinan. Rumah tangga mereka baik-baik saja. Rumah Luthfi yang dulunya sepi dan dingin, kini menjadi terasa nyata keharmonisannya dan hangat layaknya rumah sesungguhnya. Jinan memainkan perannya sebagai istri yang taat dan dicintai suami dengan sangat sempurna. Dia pun menempatkan diri sebagai nyonya rumah yang ramah dan disayangi para pelayannya. Martha merasa terbantu dengan kehadiran Jinan karena tugasnya dalam melayani kebutuhan Luthfi diambil alih oleh Jinan. Para pembantu rumah tangga, sopir, satpam hingga tukang kebun rumah Luthfi akrab dengan Jinan. Namun Keakraban yang tercipta tentu tetap pada koridornya. Batasan tetap ada dan wajib ditaati oleh semua penghuni rumah. Jinan tidak pernah merasa jumawa dengan semua yang dimilikiny

