"Bisa sedikit lebih cepat Pak?" "Mel...tenang..." Rana mengusap bahu Amelia lembut. Amelia menghembuskan napasnya putus asa. Jalanan memang tidak macet tapi cukup ramai menjadikan mereka agak tersendat. Bahkan tadi harus berhenti saat serombongan turis menyeberang sambil asyik berbicara satu sama lain Duapuluh menit kemudian... Mobil yang membawa Amelia, Kirana dan Ketut memasuki halaman parkir Rumah Sakit. Rasanya Amelia ingin berlari. Tapi mengingat Kirana sedang hamil, Amelia memilih menunggu dan akhirnya menggandeng Rana menyusuri lobi Rumah Sakit dan menuju Instalasi Gawat Darurat. Amelia mengedarkan pandangannya. Menangkap keberadaan Zachary yang berdiri tegak di saling pintu IGD. Detak jantung Amelia berlalu meliahta raut wajah Zach yang terlihat sangat serius. Lalu tatapan mata

