"Bagaimana keadaan Amelia?" Declan menyesap kopinya. Di depannya Caleb terlihat juga menyesap kopi pekatnya. Caleb mendongak. Pandangan mata kedua pria Leandro dengan karakter yang berbeda itu beradu. "Dia...lebih banyak melamun. Kau pasti sudah tahu dari Rana. Ini bukan teritorial kita. Aku bahkan masih tak percaya tentang...sihir atau apa pun itu." Declan mengusap melingkari pinggiran cangkir kopinya dengan jari telunjuknya. Siapa pun yang sekarang melihat dua pria ini pasti rela menghentikan semua kegiatannya. Dua pria ini terlihat mencolok di antara para pengunjung restoran di hotel Leandro itu. Mereka terlampau menawan dan pesona mereka menguar dengan semena-mena. Membuat khilaf beberapa pasang mata wanita yang kebetulan berada satu ruangan dengan mereka. "Kirana bagaimana?" "Mas

