Flashback on Kembali ke masa kini. Di saat yang sama, ribuan kaki di atas permukaan laut, Alma duduk di dalam jet pribadi yang sunyi. Ia memeluk dirinya sendiri, tubuhnya masih terasa perih akibat hukuman Marcel semalam. Di kakinya, tidak ada lagi gelang emas putih, hanya bekas luka merah yang menjadi pengingat abadi. "Selamat tinggal, monster," bisik Alma sambil menatap awan dari jendela pesawat. Marcel Lion, sang singa yang sombong, kini hanya mengejar bayangan. Ia telah memiliki segalanya di dunia ini, kecuali satu hal yang paling ia inginkan, wanita yang baru saja ia hancurkan, kini telah terbang menuju cakrawala yang tidak bisa ia sentuh dengan uang atau kekuasaan. Pintu jet pribadi terbuka, dan hal pertama yang menghantam paru-paru Alma adalah udara Zurich yang sangat dingin

