32 NEGOSIASI TERAKHIR

934 Kata

​Marcel meraih mikrofon pengeras suara dari konsol tengah mobilnya. Suaranya menggelegar di sela-sela deru angin Alpen, terdengar sangat tenang namun mengandung ancaman yang bisa membekukan darah. ​"Menepi, Alma! Jangan jadi bodoh! Satu sentakan lagi pada bumper belakangmu, dan kau akan terbang menuju kematianmu!" suara Marcel bergema, memantul di dinding-dinding tebing granit. ​Alma mencengkeram dasbor dengan kuku yang memutih. Wajahnya pucat pasi, namun matanya memancarkan api pemberontakan yang belum pernah dilihat Marcel sebelumnya. "Kau siap rencana selanjutnya?" "Sangat siap, Erik," jawab Alma penuh keyakinan. ​"Erik, jangan berhenti! Tambah kecepatannya!" teriak Alma di tengah guncangan mobil yang hebat. ​"Tapi Alma, jalan di depan sudah tertutup es! Kita akan tergelincir!" E

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN