Ini terlalu tiba-tiba, dan aku cukup terkejut saat mendengarnya. *** Saat ini Hani dan Jonathan tengah menuju ke markas pemuda itu, katanya Jonathan akan mengambil baju ganti untuk dia menginap di rumah Hani. Dan tentu saja Hani mendengkus kesal karena sifat keras kepala Jonathan yang tak ingin pulang. Seperti biasa di markas nampak ramai, sayangnya tidak ada Oliv dan Caca di mana Hani hanya akrab dengan kedua gadis itu di sini. “Kenapa bawa bajunya banyak banget?” komentar Hani yang melihat Jonathan memasukkan beberapa baju ke dalam tas. “Ini baju kotor gue, mau gue bawa pulang untuk dicuci,” jawan Jonathan. Hani pun mengangguk paham. “Aku mau ke yang lain dulu, ya?” ijin Hani yang tak dijawab oleh pemuda itu. Hani pun mengartikan jika dirinya boleh untuk keluar, lantas Hani keluar

