Sedikit iri ketika melihat keluarga orang lain nampak harmonis, berbeda jauh dengan keluarga gue yang bahkan memperlakukan gue bukan seperti anaknya. *** “Hani ... kenapa kamu bisa ada di sini?” tanya Andini kepada putri kecilnya itu. Terlihat Hani yang asyik merangkai bunga-bunga yang dirinya ambil hingga membentuk sebuah hiasan kepala yang lucu. Hani menoleh dan tersenyum menghadap ibunya itu. “Aku sedang membuat hiasan kepala, Bu. Ini aku buat dua. Satu untuk Ibu dan satu untukku,” jelasnya. Andini terlihat mengusap kepala putrinya dengan sayang. “Nak, seharusnya kamu tidak ada di sini,” ucap Andini pasalnya tempat ini bukanlah tempat baik untuk anaknya. “Kamu harus kembali kepada ayahmu,” lanjutnya di mana membuat pergerakan Hani merangkai bunga-bunga itu menjadi terhenti. Gadis i

