Bagian 46

1215 Kata

Kekasih? Bahkan berteman saja rasanya aneh untukku. *** Hani nampak merasakan kecanggungan ketika Jonathan mengantarnya pulang. Bukan tanpa alasan gadis ini terlihat berbeda dan tak cerewet lagi, itu semua karena perkataan papa dari Jonathan beberapa menit yang lalu. “Nak, terima kasih sudah mau membantu keluargaku. Mungkin jika tidak ada dirimu, aku sudah tidak tau harus mencari ke mana,” kata pria di sana membuat Hani menjadi tak enak hati, padahal dia ikhlas menolong karen kebetulan darahnya sama. “Sama-sama, Om.” “Dan aku masih tidak mengerti kenapa kamu memilih bersama anak ini. Dia benar-benar tidak berguna. Apakah kamu dipaksa untuk menjadi kekasihnya?” tanya pria itu lagi membuat Hani sontak menggeleng cepat. Kekasih? Yang benar saja! “Bukan begitu, Om. Anda sepertinya salah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN