31

1086 Kata

Neng kenapa gak cerita sama kami?" Rahmadi bertanya pada Rahayu. Dari yang mereka tangkap Rahayu terlihat baik-baik saja. Mereka hanya tidak tahu bahwa perempuan itu menyimpan banyak luka. Dulu, ketika ibunya meninggal dunia Rahayu memberontak karena jenazah wanita yang paling dia sayangi harus dimakamkan di kota Bandung. Semua sudah diatur Tuhan. Meski hanya nisan, tempat itu yang akhirnya menjadi tempat Rahayu membuang air mata. "Yayu gak mau jadi beban pikiran kalian, selama Yayu sanggup Yayu tangani. Kalo bukan lagi hamil, Yayu bertahan di Bandung." "Kamu bukan beban Ayah," sentak Haji Makmur. Lelaki itu geram kala putri kesayangannya menceritakan perselingkuhan sang Suami. "Coba dulu Yayu nurutin Ayah sama Aa. Mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini," sesal Rahayu. "Tidak ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN