Ruby tidak bisa membendung air mata yang terus mengalir selama perjalanannya menuju rumah sakit. Bintang-bintang yang tampak dari luar jendela, mengingatkannya dengan beberapa momen di mana Galaksi sering menghilang tanpa kabar. Apakah mungkin itu ada hubungannya dengan apa yang sekarang sedang terjadi padanya? Tadi pagi, dia juga melihat Galaksi seperti sedang menahan sakit sambil memegangi dadanya. Namun, seolah sengaja, Galaksi bersikap dingin seakan tidak mau Ruby tahu apa yang sebenarnya dia alami. Ruby menarik napas dalam kemudian mengembuskannya perlahan. Dadanya terasa sangat sesak sekarang. Sang supir yang sesekali memperhatikannya melalui cermin kecil di atas kepalanya pun tidak bisa berkata-kata. Dia tahu apa yang sedang Ruby rasakan saat ini. Tetapi, menceritakan kebenaran m

