"Tadi itu sebenarnya nggak ada arah ke sini, Mas. Tapi kok ya pas ngobrol sama Mbak Yuni tadi keingetan kamu. Ya sudah. Apalagi kita lama nggak ketemu kan" Dokter Ara mengerlingkan matanya menggodaku, sialan. Aku jadi curiga, mereka seperti ini baru pertama kali atau sudah sering. Semenjak jarang berkomunikasi, aku memang kehilangan cerita-cerita Dokter Ara. Ia memang sempat menceritakan punya fantasi seks ini dulu. Bisa jadi kali ini Ia bisa mewujudkannya. "Rencana main bertiga sudah ada?" kutanya saja untuk menghilangkan rasa penasaranku Dokter Ara tertawa. Mbak Yuni tersenyun malu-malu. Dua wanita ini bikin tambah penasaran saja. Aku jadi mulai berpikir bagaimana rasanya tubuh Mbak Yuni. "Sebenarnya sudah obrolan lama sih, Mas. Aku sama Mbak Yuni sudah sering cerita-cerita. Tadi keb

