Hari mulai siang dan Alya masih terus membolak-balik halaman tabloid Ibu & Anak. Dia masih menunda pekerjaan rumah seperti mencuci piring atau memasak. Setelah merasa sedikit sembuh dari pusing, barulah Alya bangkit dari bermalas-malasan dan melangkah menuju dapur. Saat itulah terdengar pintu pagar dibuka. Siapa yah? Apa mungkin tukang pos yang mengantarkan surat atau paket? Pikir Alya dalam hati. Saat membuka pintu, Alya menemui Pak Bejo sedang membawa tas kresek hitam besar. “Oh, saya kira siapa. Gimana Pak Bejo?” tanya Alya. “Mbak Alya kok di rumah? Tidak kerja hari ini?” “Oh, nggak, Pak. Soalnya hari ini badan agak kurang sehat, kepala juga pusing.” “Oh begitu. Ini saya mau ngambil sampah. Biasanya Bu Bejo yang ngambil sampah di keranjang belakang. Tapi tadi tiba-tiba saja Bu Bej

