Part 41

1623 Kata

“Apa yang Bapak inginkan?” “Mbak Dina tahu apa yang aku inginkan.” “Aku membencimu! Orang tua berhati busuk!” Desis Dina sengit. “Bencilah aku sesukamu, sayang. Aku malah lebih suka kamu benci daripada kamu cintai.”, Dengan jarinya yang hitam Pak Pramono mengelus pipi dan rahang Dina yang halus mulus. “Sangat sempurna. Cantik sekali.” Dina menarik wajahnya dan mundur ke belakang. Tapi Pak Pramono segera menahan Dina dengan menarik kembali bagian belakang leher Dina, mendekatkan tubuh moleknya ke depan. “Aku sudah menginginkanmu sejak pertama kali kita bertemu, Mbak Dina. Begitu tenang, sopan, penuh percaya diri. Tapi aku bisa melihat watak aslimu.” “Watak asli? Apa yang anda maksud?” “Aku tahu sejak pertama kita bertemu, kamu ingin tidur denganku. Kamu ingin aku menusukkan batang pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN