"Akhirnya kau mulai memiliki pemikiran yang sama dengan Ibu?" Arderl tertunduk saat berhadapan dengan ibunya. Seumur hidup, dirinya tidak pernah memiliki keinginan yang begitu kuat hingga berani untuk melakukan apapun untuk meraihnya. Bahkan jika itu tentang tahta, sejak kecil dirinya yang terlahir sebagai satu-satunya Putra Kaisar hanya beranggapan bahwa tahta adalah hal yang sudah dia peluk bersamaan dengan kelahirannya. Namun setelah dia bertemu dengan Chastine kemarin dan memastikan tentang perasaan gadis itu, Arderl bahkan rela memberikan semua yang dia punya untuk gadis itu. Tapi tentu saja dirinya tidak akan membiarkan Chastine kesulitan karena kehilangan semua yang dia punya sehingga dia justru akan melakukan sebaliknya, dia akan memberikan semua yang Chastine mau dan butuhkan.

