"Apakah harus sampai seperti itu?" tanya Chastine. Matanya menatap cemas pada suaminya yang tengah berganti pakaian. Arderl menoleh dari bahunya. "Bukannya kau bilang dia terlihat seperti bukan hantu? Jika memang begitu, seharusnya dengan penjagaan yang sangat ketat seperti sekarang maka dia tidak akan berani masuk." Ia menghela napas, melepas jubah berat yang seharian ini dia kenakan dan lalu duduk di samping istrinya. "Siapapun dia yang sudah menyamar sebagai Putra Mahkota, aku tidak akan membiarkannya jika dia sampai membuat dirimu tidak tenang." Chastine menunduk, ada ragu saat ingin mengatakan sesuatu pada suaminya itu. "Kenapa?" tanya Arderl yang dapat menangkap rasa gelisah dari istrinya. "Bagaimana...jika ternyata dia benar-benar Putra Mahkota?" cicitnya pelan. Arderl sejen

