Bab 32 Nggak boleh nolak.

1344 Kata

Sampai terlihat karyawan warung tenda tersebut datang menuju ke arah keduanya lalu membuat Samudra melepaskan begitu saja tangan dari tengkuk gadis yang ada di depannya keduanya pun akhirnya menikmati makanan yang tersaji yang baru saja dihidangkan di depannya nampak Ila pun dengan lahap menikmatinya seolah ia tidak merasa sungkan sama sekali sedangkan Samudera ia melihat gadis itu begitu antusias makan di hadapannya seolah tidak merasa risih hanya bisa tersenyum mengingat semua gadis yang berada di sisi-nya selalu menjaga image-nya dan terlebih lagi cara makan nya nampak dibuat semanis mungkin jika dihadapan Samudra, lelaki itu begitu bahagia karena Ila masih belum tahu siapa dirinya tetapi Samudra sudah tahu siapa Ila sebenarnya. Sejak pertama kali bertemu di salah satu restoran ternama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN