Banyak pertanyaan yang berkecamuk di kepala Nic. Dari hubungannya dengan Mika, alasan kenapa orang-orang tidak bercerita padanya tentang masa lalunya, Robi yang ternyata menyukai kekasihnya, serta Mika yang tiba-tiba pergi tanpa menemuinya. Hal yang membuat kepala Nic sakit luar biasa. "Mika!" Panggil Nic cukup keras. Mendengar suara anaknya, Anin yang tertidur di sofa langsung terbangun. Wanita paruh baya itu langsung menghampiri putra semata wayangnya. Nic telah bangun dari pingsannya semalam. Mata Nic telah terbuka, nafasnya tersengal-sengal, dan tubuhnya penuh keringat. "Mika." Panggil Nic lagi. "Sayang, kamu sudah sadar? " Tanya Anin yang senang melihat anaknya telah sadar. Semalam saat pulang dari luar kota bersama suaminya, Anin mendapati sang putra kesakitan di area kep

