Kita terpana pada satu titik. Tatapan tajam dan senyum yang mematikan. *** Seperti biasa, sekarang tugas Kevin untuk menjemput gadisnya setiap hari. Bagaimana bisa dia melangkahkan kaki di sekolah dengan semangat, jika tidak ada Kylie disamping nya. Satu, bertambah lagi tugas Kevin ingat tidak apa yang bakal dia lakukan jika Kylie sudah menjadi miliknya? Biarpun saat ini belum. Mengenakan seatbelt untuk gadis itu disetiap perjalanan, karena hal kecil tersebut nyatanya selalu terlupakan oleh Kylie. Seperti saat ini, ketika baru saja Kylie memasuki sedannya, gadis itu langsung nyerocos tanpa henti, tentu dengan lupa mengenakan sabuk miliknya. Namun Kevin menyadarinya. "Makasih bouss!" ujar Kylie seraya cekikikan. Kevin hanya tersenyum, tentu senyum itu mampu melemahkan siapapun yang meli

