BAB 41 SEKAKMATSejak tadi pagi melihat alat tes kehamilan yang tergeletak di atas kloset, suasana hati Aruna menjadi agak khawatir. Meskipun hasilnya negatif, bisa saja itu salah jika diperiksa terlalu dini. Apalagi menurut pengakuan sang adik, dirinya belum mengalami telat menstruasi. Entah harus kecewa atau senang akan hal itu. Yang pasti dia memikirkan masa depan Aruni bila harus menjadi ibu di usia yang masih sangat muda. Sebuah permintaan pizza hangat menambah kecurigaannya. Selama ini Aruni tidak banyak memberikan syarat ketika memilih makanan. Mereka terbiasa makan bersama sehingga Aruna jelas tahu bagaimana selera adiknya. Namun, demi memenuhi janji, dia pun pulang lebih awal dan membawakan pesanan itu bahkan sampai harus mengebut agar bisa segera dinikmati. “Runi …,” teriaknya s

