BAB 46 ABORTUS IMMINENS

1311 Kata

BAB 46 ABORTUS IMMINENS“Runi !!!” Teriakan Kaisar terdengar menggema. Beruntung dia sempat menyangga tubuh Aruni yang tiba-tiba saja terkulai lemah dengan kedua mata yang terpejam. Beberapa orang menghampiri dan membantu membawa wanita itu ke tempat yang lebih nyaman untuk dibaringkan. Kaisar khawatir bukan main. Ini kali ketiga mendapati Aruni tidak sadarkan diri. Apalagi sekarang dalam kondisi hamil muda. Berulang-ulang dia menepuk pipinya sambil terus mengipasi dan memanggil nama sang istri. Selang sekitar lima menit kemudian, kelopak mata Aruni tampak bergerak dan mulai terbuka. Dia terheran-heran kenapa bisa berada di ruang kesehatan stasiun. Namun, setelah melihat wajah Kaisar, seketika muncul rasa aman. “Aku mau pulang,” pintanya terdengar lemah. Kaisar memapah sang istri berja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN