Bab 16. Kena Tipu

1058 Kata

"Salma ... please ...!' "T-tidak ...! Aku tidak bisa menerima rumah itu! Terima kasih untuk tumpangannya." Dengan penuh rasa kecewa, gegas aku keluar dari mobilnya. Melangkah cepat masuk ke halaman puskesmas. Mataku melihat sekeliling. Mencari keberadaan Raihan. Warung sudah dibereskan oleh Mak Isah. Kasihan, wanita itu pasti kerepotan. Semua ini gara-gara Tuan Yuda. Napasku masih memburu menahan kesal dan kecewa. Aku tak menyangka laki-laki itu hanya kasihan padaku karena tinggal di tempat yang dia anggap tidak layak. Ternyata hanya kasihan. Aku pikir ... Astaga! Apa yang sedang aku pikirkan. "Pak, Mak Isah dan anakku ke mana ya?"tanyaku pada salah satu security yang bertugas hari ini. "Sudah pulang, Mbak Salma." "Makasih, Pak." Sontak aku berbalik badan dan berjalan cepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN