BAB 76

1128 Kata

"Gua suka sama lu." Kata-kata singkat itu berhasil membuat suasana hening, baik Rain, Reza, Brams, ataupun orang yang ada di kelas langsung terdiam saat mendengar Reza mengatakan hal itu dengan wajah serius. Devan terlihat bangga saat mendengar penuturan itu, dia tersenyum sambil mengepalkan tangan di udara. Akhirnya makhluk kutub utara itu luluh juga setelah uring-uringan tidak jelas. "Lu ngomong apaan, sih?" ucap Rain sambil membuang pandangan dari manik mata Reza yang terus saja menatapnya. Reza berdecak. "Gua juga enggak tau, kenapa harus lu, perempuan galak yang enggak peka, intinya gua udah ungkapin ini." Setelah mengatakan itu Reza langsung berlalu dari pandangan Rain.  Saat masih di dalam kelas dia menampakkan wajah santai, seolah apa yang baru saja terjadi tidak ada apa-apany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN