Sampailah Jasson ditempat tujuan, sebuah bangunan kosong yang lumayan besar didalam sana beberapa orang anak buahnya sudah menanti kedatangannya. "Selamat siang tuan?" Jasson mengangguk tak bersua dirinyapun duduk dikursi sesaat setelah 1 anak buahnya menarik kursi untuk dirinya. Senyum sinisnya ditambah lagi tatapan dinginnya kebencian serta kekesalan yang sudah mendarah daging sejak dulu. "Aku sudah menduga kaulah dalang dibalik insiden yang semalam. Caramu begitu kotor untuk mendapatkan wanitaku, Brian!" Tangan Brian yang sudah terborgol kebelakang dengan kedua kakinya yang terikat tali sekuat mungkinpun malah tertawa. "Hahaha!! Akupun terkejut ternyata kau bisa mengetahuinya secepat itu. Tapi kau pasti akan lebih terkejut lagi jika tahu -" Tak! Jasson menjentikan jarinya hingga

