Hal yang paling bodoh dalam hidupku adalah, saat aku mencintai dan merindukan kamu. Aku bodoh, aku munafik, dan aku naif. Aku menyesal, ya aku menyesal karena menaruh perasan ini padamu yang sama sekali tidak menganggapku. Kadang aku berpikir apakah semesta tidak adil dengan takdirku yang selalu tersakiti? Ungkapan perasaan ini tidak cukup untuk menggambarkan luka hati. Aku tau takdirku akan berganti. Tak lagi tersakiti, hanya perlu di mengerti. Kau tau? Saat aku berusaha menjadi sayap pelindungmu. Kau selalu berusaha menjadi duri dalam sayapku. "Hay Cala.." Cala menoleh ke arah sumber suara yang tidak terlalu asing untuknya. Gadis itu membulatkan matanya. Benarkah dia? Sahabat cantiknya yang sekarang berada di depan matanya? Ini sangat mengejutkan, namun Cala bahagia. Sekarang Ellen

