Warning, chapter kali ini banyak tulisan yang sekiranya tidak pantas untuk di baca anak di bawah umur, jadi saya mohon buat kalian yang suka berimajinasi liar, di skip saja ya... Terimakasih...Happy reading... *** *** *** Darrel menyadari ada pergerakan seseorang di belakangnya, namun ia enggan untuk menoleh. Pria itu yakin sekali kalau Naomi pasti yang datang. Benar saja, gadis itu sekarang duduk di sampingnya, memasang senyum manisnya dan wajah polos tidak berdosanya, seolah tidak pernah terjadi apapun diantara mereka. Darrel benar benar tidak bisa menerka apa yang Naomi pikirkan. Entah karena dia yang polos atau Naomi memang licik? Darrel tidak tahu. Tapi kenapa? Apa yang gadis itu inginkan? Darrel bahkan telah memberikan segalanya, namun Naomi sama sekali tidak mengambil

