“Woy!!!” Cakra datang mengagetkan Nolan. “Sialan. Lama-lama gue bisa mati jantungan gara-gara lo kagetin terus.” “Makanya jangan suka ngalamun. Suasana ramai banget gini kok bisa-bisanya ngalamun. Emangnya ngalamun apa sih? Boss lihat apaan sih? Dari tadi menatap kesana tanpa berkedip.” “Kepo banget sih lo. Eh ya lo tahu nggak kalau ternyata Vega udah punya anak?” “Vega? Udah punya anak? Maksudnya Vega sekretaris boss dulu?” “Iya. Vega temen lo itu. Siapa lagi emangnya.” “Masa dia udah punya anak sih boss? Gue malah nggak tahu. Emangnya boss tahu darimana?” “Barusan gue lihat.” “Lihat siapa?” “Lihat hantu.” “Hah? Serius? Memangnya siang-siang gini hantunya juga nongol?” Nolan memegang kepalanya yang pusing menghadapi Cakra, “Kadang-kadang gue heran, kenapa gue bisa punya asisten

