“Maaf Jo.. Aku beneran lagi sibuk.” “Sibuk beneran atau cuma menyibukkan diri?” Jo menempatkan kepalanya pada tangannya yang terlipat di atas meja kerja milik Ken. Jo memicingkan matanya dan menatap Ken dengan curiga. “Baru seminggu nggak ketemu. Aku rasa kamu sudah berubah Jo.” Ken terkekeh pelan, “Lebih cerewet tepatnya.” Ken melanjutkan perkataannya. “Dari dulu aku sudah seperti ini Ken.” Ken hanya tersenyum tipis. Seandainya wanita itu tahu bahwa selama ini Ken lah yang lebih mengenal Jo dibandingkan Jo mengenal dirinya sendiri. “Ada apa kamu menemuiku?” Jo memutar kedua bola matanya. “Apa aku butuh alasan untuk bertemu denganmu?” “Hmmm.. Tidak juga,”ujar Ken sembari tersenyum lebar, “Apa kamu baik-baik saja?” “Aku baik-baik saja Ken. Sudah jam makan siang bukan? Apa kamu mau m

